5 KERUGIAN MENJADI FREELANCER



Melanjutkan postingan saya tentang “keuntungan menjadi penulis lepas” maka di tulisan kali ini saya akan coba untuk membahas dari sisi “kerugiannya”. Bagi anda yang memang sudah ada niatan untuk menjadi seorang freelancer khususnya menjadi seorang penulis lepas wajib membaca artikel ini terlebih dahulu.
Di tulisan saya sebelumnya tentang keuntungan menjadi penulis lepas dijelaskan bahwa ada beberapa poin positif menjadi seorang freelancer  seperti : bisa menambah wawasan, kerja remote, waktu kerja yang fleksibel dan bayaran yang bisa disesuaikan. Pada tulisan kali ini, saya juga akan membahas tentang apa saja yang menjadi kerugian dari pekerjaan seorang penulis lepas.
1.       Pendapatan tidak tetap
Nah ini merupakan poin paling utama dari pembahasan kali ini. Setiap orang pasti menginginkan pendapatan yang tetap dari pekerjaan yang mereka lakukan. Berbeda dengan seorang freelancer  yang harus selalu mencari proyek baru untuk terus mendapatkan rupiah. Bila anda seoran pemula dalam dunia ini lalu memutuskan hanya menunggu bola, bisa dipastikan anda akan cepat merasa bosan. Pengalaman saya secara pribadi ketika memulai pekerjaan ini cukup sulit untuk mencari klien. Saya beberapa kali pernah mencoba untuk mencari proyek di situs penyedia jasa penulis lepas namun yang saya hadapi adalah para penulis lain yang sudah punya jam terbang dan rating yang tinggi sehingga saya sulit untuk mendapatkan proyek. Untuk menyiasatinya, saya sarankan anda untuk membuat blog. Selain nantinya untuk dimonetisasi, blog yang anda buat bisa juga menjadi portofolio untuk meyakinkan klien bahwa anda layak dipilih oleh mereka.

2.       Sifat pekerjaan berubah
Bila sebelumnya anda pernah bekerja kantoran, tentu terbiasa dengan pekerjaan yang sifatnya sudah ditentukan standarnya sehingga anda tidak kebingungan dengan apa yang seharusnya anda kerjakan. Berbeda dengan freelancer khususnya seorang penulis lepas dimana anda harus terus selalu update dengan informasi-informasi terbaru agar bisa menyesuaikan dengan tuntutan klien anda. Bisa jadi hari ini anda harus membuat artikel tentang internet marketing lalu besoknya anda mendapat proyek artikel tentang kesehatan, di lain hari anda harus membuat artikel tentang sepakbola. Disini lah anda dituntut untuk harus kreatif dan inovatif agar klien anda puas dan kemungkinan memberikan proyek jangka panjang untuk anda.

3.       Banyak gangguan
Jika sebelumnya keuntungan menjadi penulis lepas ialah waktu yang fleksibel, maka waktu yang fleksibel itu pula bisa menjadi kerugian bagi anda. Jika kerja di kantor, anda fokus menyelesaikan pekerjaan katakanlah 8 hingga 10 jam perhari. Jika anda seoran freelancer, 8 – 10 jam perhari di rumah tidak akan pernah bisa anda alokasikan seluruhnya untuk pekerjaan karena bisa jadi saat itu terjadi gangguan semisal, anak rewel minta diajak main atau sekedar digendong. Bisa juga faktor lingkungan eksternal seperti sedang ada perbaikan jalan atau tetangga anda sedang merenovasi rumah. Selain itu faktor dari diri sendiri seperti tidak mood, tidak ada inspirasi, sedang malas membaca atau bahkan sakit akan sangat berpengaruh pada performa anda.

4.       Kurangnya interaksi sosial
Pekerjaan freelance memang bisa dikatakan single fighter. Anda akan bekerja sendiri di sebuah tempat yang anda rasa nyaman. Menjadikan itu sebuah keuntungan juga tapi sekaligus kerugian karena anda akan kurang berinteraksi dengan rekan atau keluarga. Bisa dikatakan anda akan menjadi anti sosial ketika mengerjakan sebuah proyek. Di poin sebelumnya dijelaskan tentang gangguan dalam menjalani pekerjaan ini, berinteraksi juga bisa dikatakan gangguan karena sangat tidak mungkin untuk tetap berinteraksi dengan orang lain selagi mengerjakan sebuah proyek dengan deadline tertentu.

5.       Ditipu oleh klien
Jangan sepelekan hal berikut ini, banyak kejadian yang dialami oleh penulis lepas pemula seperti saya ditipu oleh klien. Dengan iming-iming bayaran yang cukup fantastis untuk sebuah artikel tentu sangat menggoda. Pernah saya alami sendiri ketika saya menyelesaikan proyek artikel namun karena kecerobohan saya sendiri akhirnya artikel yang telah selesai tersebut tidak dibayar. Solusinya adalah cari lah website atau situs penyedia proyek online yang terpercaya dengan sistem pembayaran rekening bersama sehingga baik klien ataupun pekerja sama-sama diuntungkan.
Demikianlah beberapa poin tentang kerugian menjadi seorang penulis lepas yang bisa saya sampaikan. Jangan lupa untuk memberikan komentar agar tulisan saya berikutnya semakin baik dan baik lagi.

Belum ada Komentar untuk "5 KERUGIAN MENJADI FREELANCER"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel